| kau yang bernama cinta, kau yang memberi rasa. kau yang ilhamkan bahagia hingga aku terasa, indah... kata kata yang cukup puitis sekali -dakmie- kata dariku pula, dengarkanlah.... apa guna memberi hati, andai ia hanya untuk disakiti. bukan murah harga keikhlasan, kerana dibayar dengan sekeping hati suci. jiwa ini bukan diperbuat dari kaca tapi dari tanah, kerna bila sekali ia hancur, berkecai menjadi debu. cinta.. penuh romantis manusia ungkapkan, penuh perasaan ia taburkan. tika cinta mula pudar, mereka tidak cuba untuk suburkan, bahkan penuh cela ia ungkapkan, penuh noda ia tafsirkan. hingga dua hati menjadi batu. |
Ketika cinta---
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






2 comments:
Huh , puitis yang sangat menusuk kak. Perghhh.
intro yg sgt best, suka sgt lagu ni.....
cinta, akhirnya membunuh ku
Post a Comment